
Hari itu sabtu pertama di bulan agustus..
Seminggu sebelumnya dia berjanji untuk mengajak saya entah kemana..karena dia pun tidak punya ide..hanya ingin berjalan bersama..memaknai kebersamaan kami..mungkin..
Tanpa arah dan tujuan, setelah perut terisi dengan semangkuk bubur ayam,kami melangkah menuju ke sebuah tempat yang merupakan salah satu tempat rekreasi di Makkasar. Berbekal petunjuk arah dari seorang bapak yang kami jumpai di pinggir jalan, kami memulai perjalanan..
Kami sempat berganti angkutan umum 4 kali, turun di terminal 1 kali, dan menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam untuk sampai ke Bantimurung..
Apa itu Bantimurung? Saat itu saya pun tidak tahu persis tempat apa itu, sekilas informasi yang saya ketahui di situ terdapat air terjun dan banyak kupu-kupu yang berterbangan di sekitarnya..
Benarkah itu yang saya temui? Ternyata sudah sedikit sekali kupu-kupu hidup yang tersisa, yang saya lihat hanyalah kupu-kupu yang diawetkan dan disimpan dalam keadaan kurang terawat. Sayang sekali..namun saya masih bisa menghirup udara segar dan mendengar kicauan burung..setidaknya bisa menghibur hati saya..memberi kedamaian tersendiri..
Air terjun yang ada di sana pun tak luput digunakan untuk bermain air dengan menggunakan ban renang besar..ahhh rupanya mereka pun tak mau kalah dengan water boom atau permainan air sejenis itu..hiburan murah meriah..hiburan dari alam..senang rasanya melihat keceriaan anak-anak yang bermain..para remaja yang saling bercanda..dan senyum para orangtua yang mengajak keluarganya bermain di sana..
Kemudian kami memutuskan untuk menelusuri goa..dengan menyewa 1 buah senter seharga 10 ribu rupiah..namun rupanya tidak ada yang istimewa di dalamnya..hanya goa sebagaimana mestinya..
Tapi hari itu..satu hari yang mungkin tidak akan terlupakan..bagaimana pun juga ada keindahan tersendiri yang tersimpan di hati dan pikiranku..
Terima kasih sudah mengajak ku ke sana pada hari itu..bukan hanya karena itu kali pertama aku ke sana..tapi lebih kepada makna perjalanan yang kita lakukan bersama..